Common English Mistakes Indonesians Make

Setiap orang yang belajar bahasa terutama bahasa Inggris pasti mengalami kesalahan berbahasa. Sistem bahasa Indonesia dan bahasa Inggris sangat berbeda, sehingga membuat kita mencampur aduk dua bahasa tersebut. So here’s the list of the common typos or maybe appropriately stated as salah kaprah English terms Indonesians make. Mungkin terasa sepele, tapi kalau didengar oleh orang-orang yang sudah fasih berbahasa Inggris dan tau yang bener seperti apa, well it can be a bit annoying. Ya kita sebagai pengguna bahasa orang ya sebaiknya tidak ignorant lah buat tau yang bener kayak apa. Ini hasil pengamatan ane selama sekian tahun, entah bahasa lisan...…

Indonesian 'Melodramatic' Soap Opera

Soap operas are very popular in television shows. Almost we could find Soap opera TV Show in Indonesia. Soap opera popular as sinetron in Indonesia, and it is continuity, and there is sinetron have exiting broadcasted. It showed about 6 years, that sinetron was “Tersanjung”. Confusedly, our people never feel bored, they like it so much; I think it sold violence, cruelty, triangle love, etc. There is no education substance on it. Dailymotion To me, Indonesian soap operas are incredibly low in quality. If you’ve been watching Indonesian soap operas, then you know for a fact that a recipe for...…

Mengapa Kita Jarang Bertanya di Kelas?

Pernahkah kita mengamati selama ini, mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi saat kegiatan pembelajaran hampir semua siswa cenderung tidak mau bertanya apalagi berdiskusi. Hal ini menyebabkan suasana kelas terasa pasif. Padahal jika ditanya balik oleh guru/dosen, sebagian besar tidak bisa menjawab. Apalagi jika dites dalam ujian, semuapun panik. Ada berbagai alasan kenapa sistem edukasi kita masih terasa pasif, atau kurangnya motivasi siswa untuk memahami materi yang disampaikan. Berbagai alasan ini ada juga yang berlatar belakang bukan karena motivasi, namun pengaruh-pengaruh luar yang menahan siswa untuk bertanya di kelas. Beberapa alasan mengapa kita jarang bertanya di kelas: 1. Kurang persiapan...…

Yogyakarta Low End Living

Yogyakarta adalah salah satu kota besar di Indonesia yang menyandang predikat kota pelajar dan kota budaya. Yogyakarta juga dikenal memiliki biaya hidup yang murah dibanding kota-kota besar lain di Indonesia. Tolak ukur murahnya biaya hidup di Yogyakarta memang bisa dilihat dari harga makanan. Cukup Rp 8 ribu, pelancong maupun warga lokal bisa makan sampai kenyang. Itu pun sudah ditambah minum es teh manis. Satu bungkus nasi kucing kebanyakan di jual Rp 1500, per bungkus. Segelas teh manis harganya cuma Rp 2500. Murahnya biaya hidup di Yogyakarta memang bukan tanpa alasan. Menurut Aktivis Jogja Asat, Dodo Putra Bangsa, murahnya harga makanan...…

Mengenal LaTeX

Dalam dunia karya tulis ilmiah, merupakan primadona. Banyak jurnal-jurnal ilmiah internasional yang mencantumkan syarat, article must be written in format, artikel wajib ditulis dalam format . Mulai jurnal ilmiah untuk disiplin ilmu alam sampai disiplin ilmu sosial. Dalam dunia IT, paket Office yang berbasis WYSIWYG (What You See is What You Get) sudah menjadi standar industri dalam penggunaan di dunia akademisi, perkantoran, sekretariat, dan tata usaha. Microsoft Office, iWork, Libre Office dan Open Office adalah beberapa aplikasi standard untuk keperluan itu. Namun, dalam scientific writing, ternyata office WYSIWYG bukanlah satu-satunya opsi dalam menulis artikel ilmiah. Tersedia juga untuk menunjang keperluan...…

Kencingi Sumur Zam Zam

Setiap orang memiliki keunikan atau keanehan tersendiri. Setiap orang itu spesial dan berbeda. Keunikan dan kekhususan yang dimiliki seseorang bisa menjadi modal daya tarik atau bahkan daya tawarnya di tengah komunitas. Dalam situasi yang ekstrim, jika ingin terkenal dan memiliki personal brand yang kuat cobalah untuk menjadi lebih spesifik, unik, dan “aneh”. Semakin aneh, semakin spesial, (katanya) semakin berpotensi menjadi “orang terkenal”. Benarkah?? “Bul ‘alaa zamzam fatu’raf” gitu katanya. Sebuah pepatah Arab: “kencingi sumur zamzam maka engkau akan terkenal”. Di zaman persaingan yang sengit, menjadi yang “ter-” itu memang jadi pilihan. Kalau tidak tercepat, terhebat ya.. mungkin teraneh! Untuk mendapatkan...…