Rumus Tekanan Hidup

Tekanan Berbanding Lurus Dengan Gaya. Jika Hidupmu Banyak Tekanan, Mungkin Karena Kamu Kebanyakan Gaya

Ambillah sebuah balon hijau yang belum ditiup. Tiuplah udara ke dalam balon berangsur-angsur. Terus dan terus, balon pun kian membesar dan pada tekanan tertentu, dimana permukaan kulit balon yang elastis tersebut mencapai titik maksimal (satu rasi), dan kehilangan elastisitasnya maka seketika itu: “meletus balon hijau, Daaar! Hatiku sangat kacau…

Percobaan kedua, ambil balon lain yang belum ditiup. Terserah warnanya apa.. :). Lalu lubangi beberapa sisi. Lakukan hal yang sama dengan balon hijau. Sekuat-kuatnya kita meniupkan udara ke dalam balon, balon meski terisi udara ia akan meneruskan dan mengeluarkan hembusan dan tekanan udara itu keluar lubang yang sebelumnya kita buat. Ternyata balon tidak akan pernah bisa meletus.

Begitulah dalam hidup… tekanan bisa datang dari mana saja dan kapan saja. Buatlah “lubang” dan saluran-saluran “exit”, maka seberapa pun besar tekanan yang anda rasakan, tak akan membuat anda “meletus”. 😎

Atau masih ingat rumus tekanan dalam ilmu fisika?

Jika tekanan yang ada inginkan berubah menjadi kecil maka yang bisa anda lakukan adalah memperluas penampangnya. “A” berbanding terbalik dengan “P”. Semakin besar luas penampang yang menerima/mengalami gaya (F) maka tekanan (P) yang anda rasakan akan menjadi semakin kecil.

Luas penampang itu bisa berupa hati yang lapang, ati jembar, perasaan yang tenang dan penuh syukur-sabar.

Luas penampang itu bisa juga berarti luasnya jaringan pertemanan dan partner anda. Saat ada masalah dan beban pekerjaan yang berat maka team work dannetworking akan membuat tekanan yang ada rasa menjadi lebih ringan.

Tips lain dalam menghadapi besarnya tekanan hidup adalah kurangi gaya! Jangan kebanyakan gaya :) fokuslah pada solusi!



 You May Also Like: